Breedie 2022, Sangar tapi Imut

Selamat tahun baru, Bree. Semoga resolusi dan revolusi yang ingin kalian kobarkan pada tahun ini bisa tercapai.

Ilustrasi Breedie 2021-2022

Tahun baru bagi sebagian orang adalah waktunya menghabiskan anggaran. Istilah kasarnya, beres-beres habiskan duit kantor ketimbang mubazir sambil hati ketar-ketir diangkut KPK.

Sebagian orang menghabiskan tahun baru di mall, dengan kuliner enak, baju baru tentunya, plus celana 3/4 baru, dan sepatu baru. Dandan baru menyambut 2022.

Ada juga sebagian orang tak menyangka masih hidup hingga awal 2022. Yang menyangka dan yakin masih hidup tahun ini, tentu merayakannya dengan senang-senang.

Tapiiii… ada sebagian kecil orang yang tidak berada di tipe-tipe tersebut. Mereka ini para outsider. Ketika air sungai telah keruh dan melaju deras dari hulu, mereka hanya tengok-tengok saja. Bahkan sambil berucap, “Oh, belum banjir, kan.” Bahkan, ketika timnas garuda dibantai tim gajah duduk, mereka hanya scroll-scroll timeline saja sambil bersarung wadimor. Tak berminat mengomentari. Tidak juga sedih.

Kami, Breedie.com, barangkali termasuk di dalam tipikal ini. Boleh jadi inilah kondisi yang disebut stagnan. Kami sudah sampai ke level itu. Tidak naik, tidak turun. Grafiknya masih seperti nilai dolar dibandingkan rupiah. Ya, masih 14 ribuanlah.

Namun, stagnasi itu hanya terjadi pada beberapa hal saja. Tidak semua sektor. Hal itu antara lain ide. Tidak banyak ide yang hinggap karena terselingi oleh rutinitas yang lain seperti: memanen kopi, merawat tomat, membuat kandang ayam, membersihkan parit, termasuk menghadiri undangan maulid, yang masya Allah hampir tiap pekan di pengujung tahun, membuat konsentrasi menghasilkan kongten jadi macet. Termasuk ide untuk menuliskan editorial menyambut tahun baru ini. Sampai kopi habis bergelas-gelas dan terompet tahun baru berbunyi, ide tak kunjung datang. Stagnan.

Kreator: breedie.com

Baca Juga: Tahun Baru dan Hal-hal yang (tak) Perlu

Ketika tahun baru tak boleh dirayakan. Ini beberapa hal yang mestinya patut dilakukan…

Di lain sisi, keinginan menghadirkan yang terbaik bagi pembaca di tahun 2022, kami mulai dengan mengubah tampilan. Wajah Breedie yang baru sekarang sedikit sangar seperti mengusung aliran black metal. Serba hitam alias dark mode. Walaupun termasuk telat, kami sepakat dan percaya untuk menghitamkan diri mulai tahun ini karena fitur dark mode dipercaya mampu menghilangkan letih mata ketika membaca. Jika mau bukti, selami tampilan baru situs ini mulai dari homepage hingga bagian dalam artikel.

Fitur-fitur baru juga kami sematkan seperti bilah “love” untuk menyukai artikel tertentu. Atau, fitur “traktir kopi” jika ada pembaca yang mau “mengasihani” penulis tertentu, secara ikhlas tentu saja. Fitur “traktir kopi” ini berujung ke situs saweria. Kalau ada yang sungkan menyumbang kopi, tapi maunya memberikan NMAX, boleh-boleh juga, silakan hubungi kami agar disambungkan ke penulis Ybs.

Beberapa fitur lain masih segera akan disematkan tim IT kami. Namun, dengan wajah baru ini, pasti akan ada bug-bug yang bertebaran di sana-sini. Jika kalian menemukannya, kabarkan kami, ya, Bree. Atau bila ada saran, sampaikan juga. Jika sanggup kami akan membaca saran itu terlebih dahulu.

Yang pasti, dari segi wajah, raut Breedie yang baru bisa dibilang sangar tapi imut, lebih segar dan elegan. Termasuk juga kami menggantikan font lama Serif dengan font baru Sans Serif agar mata pembaca betah berlama-lama, sampai mereka melupakan gebetan, istri, atau anak-anaknya, wkwkwkwk. Tentu tidak ya. Tidak cocok berlama-lama di situs ini karena hasilnya bisa bikin nggak betah. Nggak percaya? Coba aja.

Sebelum mengakhiri editorial perdana di tahun 2022 ini, kami ucapkan terima kasih kepada pembaca yang setia menemani kami hingga detik ini. Semoga artikel-artikel yang kami suguhkan mampu menghibur, atau setidaknya menjadi pelepas penat kalah lelah.

Selamat tahun baru, Bree, doakan virus stagnasi ini bisa divaksinasi secepatnya. Semoga resolusi dan revolusi yang ingin kalian kobarkan pada tahun ini bisa tercapai. Salam hangat dari Kota Dingin Rembele.

Facebook Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *